Kamis (10/08/2023) Tim Satuan Pengawasan Internal UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang berjumlah 7 orang melakukan Benchmarking ke SPI Universitas Negeri Yogyakarta terkait Tugas Pengawasan SPI dan Audit Sumber Daya Manusia. Hal ini dilakukan agar Tim SPI memiliki pemahaman dalam melakukan Audit SDM di lingkungan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Tim SPI Universitas Negeri Yogyakarta dalam melakukan pengelolaan SDM di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yaitu melaksanakan fungsi-fungsi Human Resources Management (HRM), Human Resources Development (HRD), dan Human Resources Infromation System (HRIS), pemenuhan/ ketaatan terhadap ketentuan, kebijakan dan prosedur Human Resources Management (HRM), serta kepuasan dan tanggapan pegawai.
Audit SDM merupakan pemeriksaan dan penilaian secara sistematis, objektif dan terdokumentasi terhadap fungsi-fungsi organisasi yang terpengaruh oleh manajemen SDM untuk pemenuhan tujuan organisasi, audit SDM juga mengevaluasi kegiatan kegiatan personalia yang dilakukan dalam suatu organisasi. Audit tersebut mungkin mencakup satu departemen/ unit kerja atau bahkan terkadang mencakup seluruh operasi manajemen SDM dalam satu organisasi. Tujuan dalam audit SDM yaitu mengendalikan kegiatan organisasi melalui fungsi pemeriksaan dan penilaian terhadap permasalahan SDM organisasi, agar sasaran fungsional dan tujuan organisasi tercapai.
Audit SDM yang dilakukan memberikan informasi mengenai ketidaktaatan atau penyimpangan terhadap azas regulasi pengelolaan SDM, memberikan informasi mengenai adanya potensi masalah, memberikan infromasi adanya pelanggaran hak pegawai, memberikan informasi mengenai kelemahan dan ketidakcukupan atau ketidak lengkapan dalam fungsi-fungsi manajemen SDM, memberikan informasi mengenai adanya penyimpangan-penyimpangan dari kebijakan organisasi mengenai pengelolaan SDM, memberikan informasi mengenai adanya kecurangan dalam praktek manajemen SDM, memberikan informasi terkait inefficiency dalam pengelolaan SDM, memberikan informasi adanya kebijakan SDM yang kurang tepat untuk menghadapi iklim ketenaga kerjaan aktual maupun untuk menghadapi tantangan bisnis masa depan, memberikan informasi mengenai ketidak sesuaian pengelolaan SDM dalam visi dan misi organisasi untuk jangka panjang, memberikan informasi tentang prinsip dan pengelolaan SDM yang sudah tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi.